Yayasan Tm Menusantara terus memperkuat perannya sebagai katalisator atau simpul penghubung yang mempercepat tumbuhnya jaringan antara masyarakat dan dunia akademik di Kota Malang. Langkah tersebut diwujudkan melalui serangkaian kerja sama dengan perguruan tinggi, salah satunya melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Tridarma Perguruan Tinggi dengan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Islam Malang (Unisma) pada 19 Agustus 2026. Penandatanganan MoA yang berlangsung di Hall Fakultas Ilmu Administrasi Unisma tersebut menjadi bagian dari strategi TM Menusantara untuk membangun jejaring yang lebih luas dengan perguruan tinggi dan menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Kerja sama dengan FIA Unisma juga merupakan kelanjutan dari langkah yang sebelumnya dilakukan TM Menusantara bersama Fakultas Hukum (FH) Unisma pada 17 Juli 2026. Melalui kerja sama tersebut, TM Menusantara secara bertahap membangun fondasi kolaborasi dengan berbagai bidang keilmuan di lingkungan perguruan tinggi.

Dari Kerja Sama Menuju Ekosistem Kolaborasi
Kolaborasi dengan FH Unisma pada 17 Juli 2026 mendapat sambutan positif dari Dekan Fakultas Hukum. FH Unisma menyatakan kesiapannya untuk mendukung pencapaian tujuan kolaborasi melalui berbagai program yang berkaitan dengan Tridarma Perguruan Tinggi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu harapan besar dari kerja sama tersebut adalah agar TM Menusantara mampu menjalankan peran utamanya sebagai Katalisator bagi masyarakat dengan Fakultas Hukum, Unisma, dan dunia akademik yang lebih luas di Kota Malang.
Harapan tersebut kemudian diperkuat melalui kerja sama dengan FIA Unisma. Dengan menggandeng dua fakultas dari bidang keilmuan yang berbeda, TM Menusantara mulai membangun jejaring lintas disiplin yang ke depan diharapkan dapat berkembang tidak hanya di lingkungan Unisma, tetapi juga dengan kampus-kampus lain di Kota Malang.
Bagi TM Menusantara, kerja sama ini bukan sekadar seremoni kelembagaan. MoA merupakan pintu masuk untuk membangun program-program konkret yang dapat mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan potensi perguruan tinggi. Perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik, pengetahuan, tenaga ahli, mahasiswa, serta jejaring keilmuan. Sementara itu, masyarakat memiliki kebutuhan, persoalan, potensi, dan harapan yang membutuhkan dukungan. TM Menusantara ingin mengambil posisi strategis sebagai jembatan yang mempertemukan kedua kekuatan tersebut.

Di sisi lain, TM Menusantara juga telah menyiapkan berbagai rencana dan strategi untuk menjalankan peran tersebut secara lebih nyata. Kota Malang merupakan salah satu tujuan pendidikan tinggi yang didatangi masyarakat dari berbagai daerah. Setiap tahun, banyak orang tua mempercayakan anak-anak mereka untuk datang ke Malang dan menempuh pendidikan tinggi.
Bagi keluarga, keputusan tersebut bukan sekadar keputusan akademik. Ada harapan besar yang menyertainya, agar anak dapat menjalani kehidupan perkuliahan dengan baik, tumbuh menjadi pribadi yang lebih matang, berkembang dalam kompetensi dan jejaring, serta pada akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan dan memasuki kehidupan profesional dengan baik.
TM Menusantara melihat kebutuhan tersebut sebagai ruang pengabdian sekaligus peluang untuk membangun sebuah ekosistem pendampingan masyarakat dan mahasiswa. Karena itu, strategi TM Menusantara ke depan tidak hanya berorientasi pada bagaimana masyarakat dapat terhubung dengan kampus, tetapi juga bagaimana hubungan tersebut dapat memberikan nilai tambah sepanjang perjalanan pendidikan mahasiswa.
Pertama, membangun jejaring dengan kampus-kampus di Malang
TM Menusantara akan terus memperluas komunikasi dan kerja sama dengan perguruan tinggi serta fakultas-fakultas di Kota Malang. Jejaring ini diharapkan menjadi pintu bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan akses yang lebih baik terhadap berbagai peluang pendidikan, kegiatan akademik, pengembangan kapasitas, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan lain yang tersedia di lingkungan perguruan tinggi.
Kedua, menjadi pusat konektivitas masyarakat dengan dunia akademik
TM Menusantara ingin membangun fungsi katalisator yang memungkinkan masyarakat tidak harus mencari sendiri berbagai informasi dan jejaring akademik yang dibutuhkan. TM Menusantara diharapkan dapat menjadi penghubung antara keluarga, calon mahasiswa, mahasiswa, perguruan tinggi, fakultas, dosen, komunitas akademik, serta berbagai pihak yang dapat mendukung perjalanan pendidikan.
Dengan fungsi tersebut, TM Menusantara tidak mengambil alih peran kampus, tetapi justru mengenmbang dan memperkuat konektivitas antara kampus dan masyarakat.
Ketiga, memfasilitasi masyarakat yang datang ke Malang untuk belajar
Peran TM Menusantara juga diarahkan untuk membantu masyarakat dari luar Malang yang ingin mengirimkan anak-anaknya menempuh pendidikan di Kota Malang.Fasilitasi tersebut diharapkan dapat mencakup informasi, koneksi, pengenalan terhadap lingkungan pendidikan dan berbagai kebutuhan lain yang relevan, sehingga keluarga memiliki referensi dan jejaring yang lebih baik ketika memulai perjalanan pendidikan di Malang.
Keempat, mendorong program Tridarma yang berdampak langsung
Kerja sama dengan FH dan FIA Unisma akan diarahkan untuk melahirkan program-program yang lebih konkret. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik di dalam kampus, tetapi juga dapat hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, TM Menusantara dapat menjadi salah satu pintu yang mempertemukan program Tridarma perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Kelima, membangun ekosistem agar mahasiswa dapat bertumbuh
TM Menusantara memandang keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan seorang mahasiswa menyelesaikan kuliah. Mahasiswa juga membutuhkan ruang untuk membangun jejaring, mengembangkan kemampuan, memperoleh pengalaman, memahami lingkungan sosial, serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan kehidupan profesional. Karena itu, strategi TM Menusantara ke depan diarahkan untuk membangun konektivitas yang memungkinkan mahasiswa mendapatkan lebih banyak ruang untuk belajar, bertumbuh, berkembang, dan mempersiapkan masa depan.
Harapan untuk Orang Tua dan Generasi Muda
Pada akhirnya, seluruh rencana tersebut berangkat dari sebuah harapan sederhana yang sangat penting bagi keluarga. Ketika orang tua mengantarkan anak-anak mereka ke Malang untuk menempuh pendidikan tinggi, tentu yang diharapkan bukan sekadar anak masuk kuliah. Mereka berharap anaknya berjalan dengan baik, belajar dengan baik, bertumbuh dengan baik, berkembang dengan baik, dan berhasil dengan baik. TM Menusantara ingin mengambil bagian dalam perjalanan tersebut. Karena itu, konsep katalisator yang dibangun TM Menusantara memiliki makna yang lebih luas.
“Menghubungkan masyarakat dengan kampus, menghubungkan mahasiswa dengan peluang, serta menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat”
Kerja sama dengan FH Unisma pada 17 Juli 2026 dan FIA Unisma pada 19 Agustus 2026 menjadi langkah awal dari visi yang lebih besar tersebut. Ke depan, TM Menusantara akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, fakultas, komunitas akademik, dunia usaha, lembaga sosial, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya di Kota Malang.
Target akhirnya adalah membangun sebuah ekosistem pendidikan dan kolaborasi yang lebih terbuka, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan posisi tersebut, TM Menusantara diharapkan tidak hanya dikenal sebagai lembaga yang memfasilitasi masyarakat yang datang ke Malang, tetapi tumbuh menjadi Katalisator yang mempertemukan masyarakat dengan kekuatan dunia akademik Kota Malang. Sebuah katalisator tempat masyarakat mendapatkan akses, mahasiswa mendapatkan ruang untuk berkembang, perguruan tinggi mendapatkan mitra untuk memperluas dampak Tridarma, dan seluruh pihak dapat tumbuh melalui kolaborasi.
Dari Malang untuk masyarakat.
Dari dunia akademik untuk kemajuan bersama.
Dan dari kolaborasi, lahir generasi yang belajar, bertumbuh, berkembang, dan berhasil.